Pendakian Spritual

Pendakian Spritual
ALLAH SWT - MANUSIA - ALAM

Rabu, 02 Maret 2011

Pertemuan Manusia Dengan Sepasang Malaikat Didunia,….!!!

Pertemuan Manusia Dengan Sepasang Malaikat Didunia,….!!!


Sepasang Malaikat duduk termenung dengan wajah yang penuh dengan tanya,
Lahirlah Seorang putra di Dunia barunya, tepat pada hari sabtu, 16 Mei 1987
Sang Putra kaget keheranan, dan berbisik dalam hati “ Siapakah ke dua Orang Tua ini ya Allah swt,
Apakah mereka ini Sepasang Malaikat yang pernah ENGKAU sampaikan padaku,…?
Sang Putra kemudian menagis tanpa henti setelah mengetahi siapa sebenarnya ke dua Orang Tua itu,

Tidak lama berselang sala seorang malaikat lalu Mengazankan pada telinga kanannya dan mengiiqamati pada telinga kirinya, Sang Putra.

Sang Pura kembali berbisik dalam hati, “ Indah Skali Alunan Syair Ini, Seperti Tidak Asing Di telingaku “
Berjalanan nya waktu, Sang Putra terbuai Manja akan kasih & sayang Sang Malaikat,
Dalam tangis, tawa, jeritan, kenakalan, Sang Malaikat tetap memancarkan aura kasih & sayangnya.

Kedewasaan Sang Putra penuh dengan berbagai kemilau diakibatkan keinginannya yang terbuai oleh nafsu-nafsu dunia,..
Sang Putra, Mulai diberi pendidikan yang mendominasi atas keinginan nafsu, Jasmani dibanding kan atas pendidikan Rohani,…

Sang Putra, lebih memperhatiak jasmaninya disbanding rohaninya,…

Sang Putra kemudian lupa atas apa yang menjadi Perannya lahir di dunia ini,
Sang Putra kemudian lupa atas SIAPA DIRINYA,….?
Sang Putra kemudian lupa atas SIAPA NAMANYA,….?

Sang Putra kemudian tidak ingat Ia DARI MANA ASALNYA,…?
Sang Putra Kemudian tidak ingat Ia DIMANA,….?
Sang Putra Kemudian tidak ingat Ia MAU KEMANA,…?

Bertambahnya usia Sang Putra mulai memahami atas apa yang Ia alami,
Sang Putra, dikala yang tidak diduga tiba-tiba dikejutkan dengan Seberkas Cahaya yang sangat terang,
Sang putra, terkejut ketakutan,…..dimana indranya tak mampu melihat, merasa, mencium, mendengar,
Sang Putra, kemudian sakit yang tanpa sebab dan akibat ( sisimedis )
Sang Putra, bermimpi dalam tidurnya didatangi seorang Kakek Tua ( Memakai surban serba putih, beramut panjang yang berwarna ptih, berjenggot panjang putih, memegang tongkat.)
Kakek Tua, Menyapa sang putra “ Wahai Cucuku, jangan engkau takut aku tidak mencelakaimu”
Sang putra, Siapa engkau sebenarnya Kakek Tua, dari mana engkau berasal,..?
Kakek Tua, Itu tidak lah penting siapa Aku, dan dari mana Aku berasal,..!
Kakek Tua, Sadarlah kamu cucuku, jangan engkau memikirkan yang sudah lalu dimana itu adalah proses
Kakek Tua, Skarang Carilah engkau Guru Batinia dan guru lahiriamu,..?
Sang Putra, Bingung keheranan dan tidak bias berkata-kata,
Kakek Tua, Suatu Saat engkau akan tahu siapa Dirimu, Siapa Namamu, dan Apa Pakaianmu.
kakek Tua, Ingat cucuku yang kamu lakukan, yang kamu pikirkan, dan yang kamu rasakan,.?
Kakek Tua, Semua apa yang kamu lakukan tidaklah pernah sia-sia, tinggal bagaimana kamu memahaminya atas semua prose situ,
Kakek Tua, Ingat,…Ingat,…Ingat,…Cucuku,….!!!
Sang Putra, Tiba-tiba terdengar Azan subuh dan membangunkan Sang Putra. ( disertai hilangnya Kakek Tua tersebut )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar